Andrew Darwis dkk: Innovation Leadership

Talk show dengan Andrew Darwis (Pendiri KASKUS), Nadiem Makarim (Pendiri GO-JEK) dan Aldi Haryopratomo (Pendiri RUMA) tentang “Innovation Leadership” pada Leadership Series 20 Juni 2012. Leadership Series adalah sesi sharing wawasan dan pengalaman dari pemimpin-pemimpin yang mampu menunjukkan kompetensi dan memberi inspirasi. Kegiatan ini rutin diselenggarakan 2 bulanan oleh QB Leadership Center dan majalah Warta Ekonomi. Tentang QB Leadership Center dan Leadership Series, lihat www.leadershipQB.com

Mengapa tema “Innovation Leadership”?
Indonesia semakin memasuki era inovasi, di mana implementasi teknologi melahirkan bisnis-bisnis baru yang mengubah pasar. Teknologi global dibawa dan disesuaikan dengan pasar dalam negeri guna menciptakan solusi dan bisnis yang inovatif. Bagi para pemimpin, tantangan saat ini adalah membangun organisasi yang mampu berkembang cepat, selalu siap menangkap peluang baru, dan terus berinovasi.

Kali ini, tiga entrepreneur muda– Andrew Darwis (Founder dari Kaskus), Nadiem Makarim (Founder dari Gojek) dan Aldi Haryopratomo (Founder dari Ruma)–berbagi pengalaman mereka dalam membangun bisnis inovatif dan berbagi pandangan tentang landscape baru bagi dunia kewirausahaan Indonesia.

Tentang KASKUS:
Kaskus adalah forum komunitas maya terbesar di Indonesia, dengan jumlah anggota mendekati 4,5 juta orang. Didirikan pada tahun 2000 di Washington, Amerika Serikat, oleh 3 mahasiswa Indonesia, istilah Kaskus adalah gabungan dari kata “Kasak & Kusuk”. Pada 2011, Kaskus menjalin kemiteraan dengan Global Digital Prima (GDP), bagian dari Grup Djarum, yang memungkinkan mereka melakukan ekspansi bisnis secara signifikan.

Tentang GO-JEK:
GO-JEK didirikan dengan kepercayaan bahwa ojek merupakan sarana transportasi penting bagi warga Jakarta yang setiap hari menjadi korban kemacetan. GO-JEK percaya profesi ojek patut ditingkatkan menjadi layanan profesional yang dapat diakses secara mudah. Dengan bantuan teknologi dan call center yang profesional, GO-JEK terus mengembangkan layanan nilai tambah seperti Instant Courier dan Shopping & Delivery.

Tentang RUMA:
Ruma adalah perusahaan sosial yang memberdayakan masyarakat miskin melalui penggunaan teknologi telepon selular. Ruma telah memperkerjakan dan melatih lebih dari 10.000 pengusaha dengan penghasilan rendah di Indonesia, 85% dari mereka adalah perempuan, untuk menjual pulsa prabayar, listrik prabayar dan berbagai layanan nilai tambah lainnya. Setelah memenangkan berbagai penghargaan seperti Harvard’s Social Enterprise Competition, Ruma berhasil memperoleh investasi dari perusahaan papan atas di Silicon Valley seperti Omidyar Network dan Unitus Impact Fund.