Enaknya Investasi Emas Saat Ekonomi Sedang Cemas

Saat inflasi terus meningkat, saat ekonomi tidak menentu, dan nilai tukar yang fluktuatif, baik karena inflasi maupun deflasi yang ekstrim sehingga membuat anda cemas dan selalu bertanya-tanya investasi apa yang tetap menarik dan terbaik di saat ekonomi seperti saat ini?

Emas mungkin dapat menjadi pilihan investasi, terutama sifatnya yang mudah diuangkan kembali jika sewaktu-waktu diperlukan. Meskipun ada yang mengatakan return investasi emas masih kurang menggairahkan dibandingkan investasi di property atau saham. Tetapi investasi di saham dan property memiliki risiko yang sangat tinggi, terutama jika anda tidak memahami karakter bisnis ini.

Investasi Jangka Pendek 

Berdasarkan kelebihan dan kekurangan investasi emas ini, maka banyak pelaku investor menyarankan untuk melakukan investasi emas dalam jangka pendek, paling-paling hanya dalam waktu satu tahun saja, atau dapat dijadikan sarana untuk menjaga nilai kekayaan kita agar tidak tergerus oleh inflasi, atau menurun nilainya,  karena jika nilai tukar mata uang kita melemah dari mata uang asing, seperti melemah terhadap dolar Amerika, maknanya juga dapat berarti nilai uang kita juga turun .  Namun ada  juga para investor yang percaya bahwa emas dapat dijadikan sarana investasi jangka panjang, dan terbukti sangat menguntungkan.

Emas tetap menarik dijadikan sarana investasi. Beberapa literatur mengungkapkan kelebihan berinvestasi di emas, baik dalam bentuk emas batangan, bentuk koin, maupun emas perhiasan, diantaranya adalah nilainya yang cenderung stabil, serta tidak memiliki efek inflasi. Selain itu, sudah menjadi rahasia umum bahwa harga emas setiap tahun selalu naik, dan jarang sekali kita mendengar harga emas turun. Tetapi hal lain yang perlu diperhatikan adalah cara penyimpanan emas dan bagaimana mengelolanya sehingga dapat dijadikan sarana investasi yang aman dan menguntungkan setiap saat.

Emas yang sering dijadikan sarana investasi biasanya berbentuk  batangan, menyerupai lempengan emas persegi dengan kadar 22 karat (95%) atau 24 karat (99%). Namun ada juga yang berbentuk koin emas dan perhiasan. Emas dalam bentuk perhiasan tidak tepat dijadikan sarana investasi karena ada biaya pembuatan, tetapi pas dijadikan kekayaan yang nilainya terus meningkat setiap waktu terutama bagi para ibu-ibu.

Beberapa perusahaan seperti Perum Pegadaian, PT Aneka Tambang, dan beberapa perbankan syariah banyak yang menjual emas batangan ini sebagai sarana investasi.

Selain emas fisik sebagai sarana investasi, ada juga perusahaan yang menawarkan investasi tidak langsung dalam bentuk emas, seperti discretionary fund gold atau hedge fund gold, dan ada juga reksadana emas yang masuk ke saham-saham perusahaan produsen emas, bahkan ada pula manajer investasi yang menawarkan forward contract berbasis emas—-mirip dengan investasi di futures (derivatif) emas. Beberapa investor yang biasa bermain investasi emas juga menginformasikan adanya produk perbankan berbentuk tabungan emas untuk keperluan investasi jangka panjang.

Mudah Diuangkan, Mudah Dijadikan Modal Kembali

Bagi pewirausaha seperti anda, penting untuk menempatkan uang secara tepat, dengan menempatkannya dalam instrument investasi yang menguntungkan, dan mudah dicairkan saat diperlukan, misalnya saat anda memerlukan modal untuk usaha karena order bertambah atau volume pekerjaan meningkat karena ada pesanan dari pelanggan. Caranya membeli dan menguangkan emas-emas juga mudah. Anda tinggal membeli emas, baik dalam bentuk batangan maupun koin di unit-unit penjualan emas yang ada di gerai perbankan syariah atau Pegadaian Syariah, demikian juga saat anda menjualnya kembali. Emas batangan yang tersedia, mulai dalam bentuk batangan/lempengan 50 gram, 100 gram, hingga 200 gram dan 500 gram.

Saat membeli di gerai penjualan emas tersebut  selalu disertai dengan sertifikat (berupa kertas kecil berhologram) dan kuitansi, lalu cocokkan dengan fisik emas yang dibeli. Umumnya ada kode seperti 9999 atau 24 karat, nomer seri dan berat logam dengan cetakan tenggelam, dan logo pembuatnya.

Emas Produk Investasi yang Menangkal Inflasi

Menurut buku Kemilau Investasi Emas, karangan Mohammad Ihsan Palaloi,  Tita Agustini dan Rudi Kurniawan terbitan Scince Research Foundation ada indicator-indikator penting dalam investasi di emas.

1.     Berdasarkan analisis yang dilakukan, selama ini harga emas selalu mengikuti naik turunnya mata uang dollar AS. Jika mata uang dollar AS naik terhadap rupiah maka harga emas juga cenderung meningkat.

2.     Meningkatnya inflasi akibat meningkatnya konsumsi masyarakat juga menyebabkan harga emas naik. Berapapun tingkat inflasi emas akan mengiktinya. Bahkan sejarah membuktikan bahwa harga emas akan selalu lebih tinggi dari nilai inflasi.

3.     Dalam situasi perekonomian yang belum stabil dan tidak menggembirakan, maka investasi emas merupakan peluang bagi anda bukan hanya untuk menciptakan capital gain, tetapi untuk solusi mempertahankan nilai .

Sumber : http://www.majalahwk.com/artikel-artikel/keuangan.html?start=6, 02 Juli 2009