Ide-Ide Baru Dalam Bisnis

Masalah menemukan ide baru adalah mencari darimana datangnya mereka. Ketika anda berusia sekitar 5 tahun, 90% dari anda memiliki banyak sekali ide, bermain dengan permainan khayalan, dan bermimpi melakukan hal-hal yang anda tidak tahu kalau hal tersebut tidak mungkin. Pada saat menginjak usia 10 tahun, menurun 2%. Tidak mengherankan banyak dari kita yang percaya kalau kita tidak kreatif, kita menjadi terbiasa berpikir logis sehingga sisi kreatifitas “bagaimana jika?” tidak memiliki kesempatan ditunjukkan.

Biarkan Ide-Ide Baru Mengalir

* Dengan sadar melakukan hal-hal yang berbeda – mengambil rute ke kantor yang berbeda, membeli koran atau majalah yang berbeda, membaca buku yang berbeda, mencoba makanan yang belum anda coba sebelumnya.

* Terus Belajar – orang yang mengira dia tahu segalanya akan segera tertinggal dengan adanya ide-ide baru dan teknologi, kecuali mereka siap membuka diri untuk terus belajar. Luangkan waktu menjelajah internet, berlangganan publikasi yang membuat anda selalu up to date.

* Tanya konsumen anda – produk atau layanan baru apa yang diinginkan?

* Berdiskusi dengan orang yang tidak ada kaitannya dengan bisnis anda – mereka memiliki perspektif yang sangat berbeda.

* Menciptakan lingkungan yang tepat – warna dekorasi, jenis musik, perabotan, gambar yang menginspirasi. Apapun yang anda perlukan untuk mendapatkan mood berpikir.

*Ciptakan ruang – meluangkan 15 menit sehari untuk “berkhayal” dapat memberikan hasil yang mengejutkan. Apakah sepadan meluangkan waktu anda 15 menit setiap harinya agar bisnis anda lebih berhasil? Catat dalam buku harian anda!

Berapa banyak yang akan anda hasilkan jika anda mengembangkan ide baru yang nantinya 50% konsumen anda membelinya?

Sumber: Louise Barnes – Johnston
Sumber : http://www.pengusahamuslim.com/baca/artikel/62/ideide-baru-dalam-bisnis.html, 13 Mei 2008