Kurangi Kemacetan dengan Traffic Light PLC

Jambore Teknologi 2010
Semarang, CyberNews. Kemacetan merupakan permasalahan yang krusial di kota-kota besar, termasuk di Semarang. Apalagi, ketika terjadi pemadaman listrik oleh PLN yang menyebabkan lampu Traffic Light mati. Maka dengan inspirasi itu, sejumlah mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) dengan didampingi dosen pembimbing dari Fakultas Teknik jurusan Teknik Elektro dan Teknik Mesin menciptakan lampu Traffic Light dengan inovasi solar cell dan programmobile logic controlled (PLC).

Lampu lalu lintas ini selain irit karena menggunakan tenaga matahari, cara kerjanya juga otomatis. Pasalnya, dalam sistem pengoperasiannya memakai sensor cahaya dan ultrasonik. Pengerjaan penelitian ini merupakan Hibah Stranas 2010 yang dikerjakan oleh Wirawan Sumbodo, Abdurrahman, Supratono, Samsudi sebagai dosen pembimbing. Kemudian dari mahasiswa, Dul Rohman, Yulianto, dan Miftahul Huda.

Ketua Jurusan Teknik Mesin yang sekaligus dosen pembimbing, Wirawan Sumbodo mengatakan, bahwa fungsi alat ini sudah disempurnakan tidak hanya dengan tenaga surya (solar cell) yang dapat mengantisipasi saat listrik padam, tapi juga mengatasi kemacetan dari arah tertentu ketika terjadi kepadatan kendaraan.

”Kelebihan traffic light ini secara otomatis lampu hijau akan menyala lebih lama sekitar 50% dari waktu yang diprogram dari arah tertentu yang terjadi kemacetan lebih dari 100 meter, karena sensor cahaya telah mendeteksi kepadatan kendaraan di jalan raya tersebut. Namun jika kemacetan berasal dari berbagai arah, maka fungsi lampu kembali ke setting awal berdasarkan timer yang sudah diprogram,”jelasnya.

Selain itu, lanjut dia, lampu ini juga dilengkapi dengan alat sensor ultrasonik yang peka dengan suara sirine mobil ambulans atau pemadam kebakaran yang harus diutamakan melewati jalur tersebut, karena lampu hijau akan langsung menyala.

Namun, sayangnya hingga saat ini traffic light yang dilengkapi PLC masih dalam jenis prototipe. ”Pihak kami sedang berusaha untuk menjalin kerjasama dengan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Provinsi Jawa Tengah dan Satlantas Polda Jateng untuk menggunakan alat ini,”ungkapnya saat ditemui di sela-sela pameran Jambore Teknologi 2010, kemarin.

Sementara itu, selain mengurangi kemacetan juga dapat mengatasi kekacauan lalu lintas saat listrik pada, karena alat solar cell yang dipasang diatas lampu akan berfungsi dengan mengalirkan tenaga ke ACCU kering berkapasitas 65 AH, kemudian diubah menjadi listrik supaya lampu tetap menyala.

Bila sesuai dengan target, rencananya traffic light yang ditemukan pada tahun 2009 dan disempurnakan di tahu 2010 ini akan diimplementasikan di lapangan pada 2011 mendatang.

( Anggun Puspita /CN19 )

Sumber : http://suaramerdeka.com/v1/index.php/pendidikan/newsdetail/48499 – 31 Juli 2010