Mesin Cuci Tenaga Kayuh Karya Siswa SMA PGRI 2 Kayen, Pati, Jawa Tengah

Berawal dari keprihatianan terhadap membengkaknya tagihan listrik, seorang siswa sma pgri 2 kayen, pati. Berhasil membuat mesin cuci tenaga onthel dari rangka sepeda bekas dan drum bekas. Selain hemat biaya dan ramah lingkungan, mesin cuci tenaga onthel ini juga menyehatkan. Lalu seperti apa mesin cuci tenaga onthel ini, berikut liputannya.

Kreativitas tidak harus dengan barang yang mahal, hal ini telah dibuktikan oleh aldi paramadina, siswa sma pgri dua kayen, pati. Dibantu seorang temannya, fredi fajar setyawan, aldi berhasil membuat mesin cuci tenaga onthel yang berfungsi sebagai pencuci pakaian sekaligus untuk olah raga kebugaran. Memanfaatkan rangka sepeda bekas yang ada di sebuah bengkel sepeda didekat rumahnya, dan juga drum bekas yang teronggok di rumah. Aldi berhasil mengubah barang bekas tersebut menjadi mesin cuci tenaga onthel, yang hemat biaya, ramah lingkungan dan menyehatkan badan. Untuk membuat mesin cuci ini, selain rangka sepeda bekas dan drum bekas, bahan-bahan yang dibutuhkan adalah plat baja, kran dan selang air, serta besi stainles. Butuh waktu satu bulan dan menghabiskan biaya enam ratus ribu rupiah untuk membuat mesin cuci tenaga onthel ini. Sementara untuk sistem kerja mesin cuci tenaga onthel ini. Pertama yang dilakukan adalah mengisi drum dengan air sebanyak 25 liter dan deterjen sebanyak 45 gram. Kemudian diaduk agar dan deterjen bercampur. Baru pakaian yang akan di cuci dimasukkan, selanjutnya drum ditutup dan onthel sepeda dikayuh selama 20 menit dengan kecepatan putar 90 rpm. Dalam sekali pakai, mesin tenaga manual ini mampu mencuci pakaian kotor maksimal 3 kilogram. Proses selanjutnnya adalah pembilasan. Dalam proses pembilasan ini membutuhkan air sebanyak 25 liter, dan onthel sepeda dikayuh selama 11 menit dengan kecepatan putar 90 rpm untuk mendapatkan hasil cucian yang bersih maksimal. Menurut aldy ide pembuatan mesin cuci tenaga onthel ini berawal dari keprihatinan tagihan listrik orang tuanya yang membengkak.pihak sekolah berharap penemuan anak didiknya ini bisa diproduksi massal dan bermanfaat untuk mencuci pakaian sekaligus untuk olah raga kebugaran. Nah, jika anda mempunyai barang bekas dirumah, jangan terburu buru untuk dibuang. Siapa tahu dari barang bekas yang ada disekitar anda tersebut, bisa tercipta alat yang bermanfaat untuk membantu meringankan pekerjaan rumah. Ismail

Sumber : http://tvku.tv/v2010b/index.php?page=stream&id=8254