Permintaan Kotoran Ayam Tinggi

Laporan Wartawan Bangka Pos, Ichsan Mokoginta Dasin

BANGKAPOS.COM , BANGKA
— Permintaan kotoran ayam pedaging akhir-akhir ini cukup tinggi. Sejumlah peternak di Desa Petaling Kecamatan Mendobarat mengaku kebanjiran order.

Salah seorang peternak bernama Didi (33) kepada bangkapos.com, Sabtu (04/06/2011) mengatakan, selain permintaan lokal (Mendobarat dan sekitarnya) kebutuhan akan kotoran ayam pedaging juga datang dari Toboali dan sejumlah kabupaten lainnya.

“Permintaan tak saja datang dari Mendobarat dan sekitarnya, tapi dari luar juga seperti dari Toboali,” kata Didi ketika ditemui di lokasi peternakan miliknya di Jalan Paten Desa Petaling.

Di tempat yang sama, salah seorang konsumen bernama Sobirin, kotoran ayam yang mereka butuhkan dalam hitungan minggu mencapai 1 hingga 2 ton.

“Sekarang permintaan cukup tinggi. Dan kadang-kadang kekurangan stok,” ujar warga Toboali ini.

Tingginya permintaan tersebut, lanjut dia, karena saat ini kebutuhan akan pupuk kandang meningkat.

“Kotoran ayam ini baik untuk pupuk kandang. Di Toboali saat ini banyak petani yang butuh pupuk kandang untuk memupuk cabai,” ujarnya.

Pantauan Bangkapos.com, kotoran ayam dijual perkarung dengan harga bervariasi. “Tergantung kondisinya. Jika kering harga agak mahal. Tapi rata-rata Rp 10.000 hingga Rp 15.000 per karung,” ujar Didi.

Penulis : ichsan
Editor : rusaidah
Sumber : bangkapos.com
http://bangka.tribunnews.com/2011/06/04/permintaan-kotoran-ayam-tinggi, Sabtu, 4 Juni 2011